Rapat RSBM membahas agenda kerja Rumah Sakit dan Gaji Pegawai Kontrak

Rapat intern yang dilaksakan pada kamis, 9 Maret 2017 di Rumah Sakit Bali Mandara membahas tentang agenda kerja dan gaji tenaga kontrak atau pegawai Non PNS yang melaksanakan tugas di RSBM.
seperti yang di sampaikan oleh wakil direktur administrasi dan sumber daya yakni pada bulan maret ini harus sudah memiliki agenda kerja untuk bulan depan (april) begitu juga seterusnya, beliu juga menayakan kepada staf jajaranya apakah sumber daya manusia, alat alat kesehatan apakah sudah terpenuhi? itu yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap kabid atau kabag dan kasubag atau kasi kasie agar bisa disampaikan ke atasan, agar atasan bisa mengetahui sampai mana program sudah berjalan. lagipula semua pegawai sudah memiliki buku rencana kerja harian (RKH) yang bisa dikumpulkan dan di evaluasi secara berjenjang.

Pada saat itu Kabid Bina Program juga menyampaikan tentang penganggaran dan pelaporan-pelaporan yang formatnya sudah dipersiapkan agar seragam. beliau juga menyampaikan agar membuat usulan anggaran belanja tahun 2017 sampai 2018 dengan riil. adapun rencana dari Kabid Bina Program untuk membuat koprasi di RSBM.

Sementara itu, Direktur RSBM dr. Bagus memberikan pengarahan tentang integritas, komitmen bersama serta semua pegawai yang ada di RSBM akan dinilai kinerjanya secara berkala. Beliau berharap segala sesuatu harap dilaporkan secara hirarki. beliau mohon agar bekerja secara hati-hati serta arsip-arsip disimpan secara rapi karena kita akan terus dipantau oleh BPK dan tidak bisa dipungkiri ketika berhadapan dengan BPK biasanya nyali yang diperiksa akan ciut sama seperti kita berhadapan dengan polisi yang hendak menilang kita jika kita melanggar aturan. akan tetapi jika kita bekerja secara benar maka kita akan aman dan tidak perlu takut untuk diperiksa.
di sela-sela penyampaian, beliau juga sempat bercada sambil menyanyikan lagu "jangan ada dusta diantara kita"

setelah itu dilanjutkan oleh dr. Komang yang juga menjabat sebagai wakil direktur menyampaikan RSBM dibentuk dengan struktur UPT dibawah Dinas Kesehatan Provinsi, akan tetapi bedanya RSBM di pimpin oleh Eselon II yang berbeda dengan dengan UPT lainya yang di pimpin oleh Eselon III. jadi di RSBM dalam hal ini Direktur bisa mengendalikan dan mengatur rumah sakit ini dan mempunyai kebijakan - kebijakan tersendiri.

Dalam kesempatan ini perwakilan dari tenaga kontrak (cok mita) juga menanyakan kejelasan tenaga kontrak atau non PNS bahwa kapan tercatat tenaga kontrak mulai bekerja di RSUD Bali Mandara? karena sampai saat ini pegawai kontrak RSBM belum menerima SK. serta masalah gaji pegawai kontrak apakah sesuai dengan jenjang pendidikan?
pertanyaan tersebut dijawab oleh ibu ayu vrai yang menjabat sebagai Kabag di RSBM bahwa terhitung mulai tugas (TMT) tenaga kontrak yaitu mulai dari 1 Maret 2017. jadi jika tenaga kontrak sudah dipanggil dari bulan Pebruari itu adalah masa orientasi atau pengenalan.
Untuk masalah gaji yang non PNS akan disesuaikan dengan kualifikasi pendidikanya untuk tenaga kesehatan seperti perawat, bidan dan apoteker yang mengacu pada permenkes. akan tetapi untuk yang non kesehatan akan mengacu pada upah minimum provinsi. akan tetapi masih perlu ada kajian khusus yang membahas masalah ini karena dalam pelaksanaanya sistem kerjanya dibagi menjadi dua yaitu dibidang Funsional dan Managemen. Jadi rentan gaji yang didapat oleh tenaga kontrak RSBM yaitu berkisar mulai dari 2.400.000 sampai 4.100.000.
ditambahkan oleh wakil direktur penunjang medik agar pegawai kontrak agar ditempatkan sesuai bidangnya masing-masing

3 Responses to "Rapat RSBM membahas agenda kerja Rumah Sakit dan Gaji Pegawai Kontrak"

  1. Kak tolong posting dong apa aja visi dan misi ttg RS bali mandara? Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
    2. Baik sitha, terimakasih masukannya nanti pasti kita posting

      Delete